Sindiran Teco Pada Pelatih Persib Usai Persija Juara Liga 1

Berita Bola Hari Ini – Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco menyerahkan sindiran untuk pelatih Persib Bandung, Mario Gomez usai Macan Kemayoran meyakinkan diri sebagai yang terbaik di Gojek Liga 1 bareng Bukalapak.

Persija Jakarta menjadi juara Liga 1 usai menyalahkan Mitra Kukar di Stadion Utama Gelora Bunga Karno, Minggu (9/12/2018). Macan Kemayoran menang 2-1.

Marko Simic membeli semuanya gol Persija. Sedangkan gol balasan Mitra Kukar dicatatkan Aldino Herdianto. Kemenangan itu mempertegas kedudukan Persija sebagai pemuncak klasemen Liga 1 dengan 62 poin.

Usai pertandingan, pelatih Persija Stefano Cugurra ‘Teco ‘menyindir nakhoda Persib Bandung, Mario Gomez. Pria asal Argentina tersebut pernah sesumbar memahami juara Liga 1 usai kalahkan Persija 2-3 di kandang Persib.

“Pelatih Persib Bandung bilang mula musim anda juara Liga 1, mereka bilang kita fobia main di GBK. Tapi.. Hahaha…,” kata Teco.

“Kamu lihat sendiri, pertandingan terakhir siapa yang juara,” ujar pelatih Persija berkebangsaan Brasil tersebut, menambahkan.

Sindiran Teco Pada Pelatih Persib Usai Persija Juara Liga 1

Berdasarkan keterangan dari Teco, urusan yang diungkapkan Mario Gomez tidak benar. Teco melihat persaingan di Liga 1 paling ketat. Buktinya, kata Teco, penentuan juara Liga 1 mesti ditentukan pada pekan terakhir.

“Liga Indonesia tersebut sangat bagus, tapi tidak sedikit yang komentar. Sebaiknya, kita urus kesebelasan sendiri, saya urus kesebelasan saya,” ucap Teco.

Baca Juga : Rohit Chand Kaget Sekaligus Bahagia Masuk Nominasi Pemain Liga 1

Lebih lanjut, Teco mengatakan, Persija menjalani musim yang sulit. Terlebih, Macan Kemayoran mesti pindah-pindah stadion sebab SUGBK tak dapat dipakai dampak penyelenggaraan Asian Games dan Asian Para Games.

“Saya telah dengar tidak sedikit dari pemain, masa-masa 2016, Persija tak punya kandang, main banyak sekali di Solo. Tapi dari mula musim kami kerja keras, ujian jajaki banyak. Kami sadar tahun ini tak gampang buat Persija. Waktu perhelatan Asian Games, kami tidak dapat main di Jabodetabek, namun saya bilang ke pemain tersebut tak boleh dijadikan dalil karena pertandingan tersebut 11 vs 11. Kami mesti fight!”

“Begitu pindah-pindah kandang tersebut tidak bagus bikin pemain dalam masalah istirahat. Tapi banting tulang kita berhasil,” papar Teco menyelesaikan percakapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *